P E T R I K O R

04.17


Ia adalah petrikor.

Kehadirannya, tak banyak diketahui orang.

Ia aroma yang aku rindukan.

Suguhan sederhana sehabis hujan. 
Bukan cuma pelangi saja.

Harus kurasakan kemarau panjang, menunggu hujan datang, 
maka ia hadir setelahnya.

Berhati-hatilah memaknai setiap waktu saat bersamanya.

Mudah sekali ia pudar. 

Terpaut suasana lalu menghilang.

Setiap detiknya menghanyutkan lara.
Begitu damai antara cinta dan rindu.


Tak saling menyentuh, tapi hati terasa dekat. 
Ialah semerbak udara kesejukan yang selama ini kunantikan.

Tak berwujud dalam sebuah tekstur, tapi memberi lengkung pada gurat senyumku.

Meski hadirmu begitu terbatas, begitu dekat dengan kata mustahil atau ilusi.

Biarlah aku mengenangmu sebagai aroma sederhana yang pernah aku hirup. 
Menyegarkan.

Biarlah aku berdoa di setiap kemarauku, hujan datang sebagai pertanda ia akan kembali.

Sampai jupa lagi di kemarau dan hujan berikutnya, 


Petrikor :)







Note : 

Petrikor (Petrichor) adalah bau hujan di tanah gersang atau bau tanah yang terkena hujan setelah sekian lama tidak hujan.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.