Anomali pagi.
01.30
Tibalah kita disini.
Tidak dimana-mana.
Tidak begitu luas, tidak juga menghimpit.
Kita ada pada diri kita sendiri.
Kita tak berdua lagi.
Kita sendiri, masing-masing dalam hati.
Kita saling bertanya, ada apa dan mengapa
Kita berjalan tanpa tujuan.
Bibir membisu, tersenyum palsu.
Sesekali bicara dengan terpaksa.
Masih dalam hati, kita bercerai mencari jawaban.
Masih saling bertanya, ada apa dan mengapa.
Rasanya berbeda.
Kemarin aku berujar rindu.
Kemarin kamu menanti temu.
Pagi ini tak kutemui keduanya.
Tak ada rindu, tak terjiwai sebuah temu.
Ragamu saja ada disini.
Ragaku saja memelukmu hampa.
Tentang rasa, mereka hilang seketika.
Apa aku yang berubah ?
Atau kau yang tak biasa ?
Pagi ini, anomali.
27 Maret 2006
NP : Monita Tahalea - Hope
ar. putriani
(ga nyambung puisi sama lagunya sebenernya, tapi musik dari lagunya yg menginspirasi mengingat kejadian 27 maret silam)
Tidak dimana-mana.
Tidak begitu luas, tidak juga menghimpit.
Kita ada pada diri kita sendiri.
Kita tak berdua lagi.
Kita sendiri, masing-masing dalam hati.
Kita saling bertanya, ada apa dan mengapa
Kita berjalan tanpa tujuan.
Bibir membisu, tersenyum palsu.
Sesekali bicara dengan terpaksa.
Masih dalam hati, kita bercerai mencari jawaban.
Masih saling bertanya, ada apa dan mengapa.
Rasanya berbeda.
Kemarin aku berujar rindu.
Kemarin kamu menanti temu.
Pagi ini tak kutemui keduanya.
Tak ada rindu, tak terjiwai sebuah temu.
Ragamu saja ada disini.
Ragaku saja memelukmu hampa.
Tentang rasa, mereka hilang seketika.
Apa aku yang berubah ?
Atau kau yang tak biasa ?
Pagi ini, anomali.
27 Maret 2006
NP : Monita Tahalea - Hope
ar. putriani
(ga nyambung puisi sama lagunya sebenernya, tapi musik dari lagunya yg menginspirasi mengingat kejadian 27 maret silam)

0 komentar